You Know, You’re Spesial For Me..
“Aku masih sangat mencintaimu” mungkin kata itu yang pantas mewakili perasaan seorang gadis yang masih mengharapkan mantan kekasihnya itu kembali kepelukkannya. Hanya saja melihat kebahagian sang mantan kekasih sudah bersama wanita yang lain, gadis ini hanya bisa memendam perasaannya, entah harus sampai kapan?
Winona Halona Jeconia Ramon, gadis yang masih menyimpan sejuta rasa sayang hanya untuk Ivander Erland Deron, sang mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain. Wina menyadari bahwa dia belum terbiasa sendiri, tanpa perhatian dan ocehan dari Erland. Wina hanya bisa menyesali hubungan yang telah berakhir, yang kini membuatnya merasa sendiri. Dan makin merasa sendiri ketika Wina mengetahui bahwa Erland sudah memiliki wanita lain. Sepi, kosong, kesendirian, marah, sedih, hanya itu yang dirasakan Wina setiap harinya. “Kenapa aku bisa membiarkannya memilih wanita lain?” Pertanyaan itu terus muncul dalam fikiran Wina.
Jejaring social, twitter. Membuat kesehariannya semakin berwarna gelap. Setiap hari tidak ada yang dilihat selain akun twitter milik Erland. Wina ingin mengetahui keseharian Erland tanpa ada dirinya lagi. Meski sudah berusaha sekeras mungkin untuk tidak menghubungi Erland, dengan maksud tidak mengganggu hubungan Erland dengan wanita barunya , tetap saja Wina belum terbiasa untuk tidak menghubungi Erland, walau hanya ucapan “selamat pagi” atau “selamat malam”.
Di twitter mungkin Wina bisa membohongi dirinya sendiri, dengan membuat tweet seolah-olah dia tidak perduli lagi dengan Erland, stay cool. Wina tidak lagi membuat tweet yang isinya menggambarkan perasaannya saat itu, pura-pura bahagia atas keberhasilan Erland menemukan pujaan hatinya. Tapi yang terjadi sebenarnya? Wina cemburu. Tanpa sadar, Wina sering meneteskan air mata saat dia mengingat kejadian-kejadian yang berharga bersama Erland. Entah ketika Wina mendapat hadiah yang menurutnya sangat special, sampai ketika Wina dan Erland asik mengobrol lewat telfon saat hendak tidur, kata-kata yang sering diucapkan Erland sesaat sebelum Wina tidur, atau bahkan ketika mereka berantem sampai akhirnya mereka akur kembali dengan begitu romantisnya. Tentu tidak mudah melupakan itu semua.
Wina selalu merindukan sosok lelaki yang sangat dikaguminya itu, selain Papanya. Dia selalu berharap Tuhan mau memberikan kesempatan lagi untuknya bisa kembali bersama Erland. Saat Wina benar-benar merindukannya, terkadang dia hanya bisa melihat foto atau bahkan hadiah yang pernah diberikan Erland. Sampai dia mencari banyak kegiatan untuk mulai terbiasa tanpa Erland. Namun cara yang ditempuh ternyata salah. Banyaknya kegiatan yang dilakukan, sehingga waktu istirahat dan waktu yang lain terganggu, menyebabkan Wina down. Tapi tidak menyurutkan niatnya, dia tidak perduli dengan kondisinya saat ini. dengan semua usaha yang dilakukannya itu, ternyata hasilnya nihil, dia belum bisa melupakan Erland. Semua perhatian Erland masih terekam jelas dalam dirinya. Bahkan sampai detik ini pun, ketika Erland membaca postingan ini, Wina masih tetap menyimpan rasa itu dengan rapi, “Aku tau dia sudah menyayangi yang lain, tapi aku masih dengan pendirianku” ujar Wina yang sudah mengetahui bahwa Erland akan lebih memilih wanitanya yang sekarang.
Tanpa kamu sadar, kamu sangat special di mata orang yang menurutmu tidak pantas untukmu. Kamu tidak sadar, kamu memiliki tempat yang sangat special di hatinya. Bisa jadi, kamu mengatakan “Dia terlalu berlebihan dalam hal percintaan, masih banyak pria lain di luar sana” yang memang benar di luar banyak pria lain yang mungkin lebih dari kamu, namun dia menolak semua tawaran, dan mempercayakan hatinya hanya untuk kamu, ya kamu, orang yang sampai saat ini, masih jelas berdiam di dalam hati, fikiran, bahkan jiwaku.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

Nama samaran, gambarnya jelas-jelas ada namanya -___-
ReplyDeletenama dalam cerita :)
ReplyDelete